Bursa Saham Asia Tancap Gas
digtara.com | JAKARTA – Setelah kemarin rontok. Kamis (9/1/2010) pukul 8.32 WIB Bursa saham Asia tancap gas dan melaju kencang. Di mana indeks Nikkei 225 menguat 1,77% ke 23.615. Hang Seng naik 0,96% ke 28.350.
Baca Juga:
Indeks Taiex menguat 1,06% ke 11.943. Kospi naik 1,18% ke 2.176. Straits Times menguat 0,41% ke 3.259. Sedangkan FTSE Bursa Malaysia naik 0,49% ke 1.596.
Iran yang menyatakan tidak ingin perang dan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa tidak ada korban jiwa dan akan mengenakan sanksi ke Iran meredakan tensi pasar keuangan yang terjadi kemarin.
“Iran tampaknya mundur, yang berarti kabar baik untuk semua pihak, kata Trump. Dia mengatakan akan meluncurkan sanksi ekonomi bagi Iran tanpa merinci sanksi tersebut.
Sementara Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan bahwa serangan Rabu (8/1) ke pangkalan militer AS di Irak mengakhiri respons Iran terhadap pembunuhan Qassem Soleimani.
Shane Oliver, chief economist AMP Capital mengatakan bahwa investor kemarin mengkhawatirkan kondisi terburuk. “Pada malam hari, Iran menahan gempuran dan Trump menurunkan tensi yang dilihat investor sebagai penurunan risiko perang,” kata Oliver kepada Reuters.
Harga sejumlah aset safe haven turun, seperti emas dan yen. Harga minyak pun lebih rendah dari posisi sebelum pembunuhan Qassem Soleimani Jumat lalu.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi