IHSG Diprediksi Berada di Level 6.850 Tahun Ini
digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan analis PT BNI Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tahun 2020 berada di level 6.850. Level ini lebih tinggi 8,7% dibandingkan penutupan IHSG tahun 2019 yang berada di level 6.299,53.
Baca Juga:
Menurut Head of Equity Research PT BNI Sekuritas Kim Kwie Sjamsudin menjelaskan, proyeksi ini tidak lepas dari sentimen global antara Amerika Serikat (AS) dan China yang mulai mereda. Terlebih pada 15 Januari mendatang, AS dan China bakal menandatangani kesepakatan dagang fase pertama.
Selain itu, pasar negara-negara berkembang atau emerging market kian baik. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang yang akan meningkat di tahun 2020.
Head of Researh Division BNI Sekuritas Damhuri Nasution menambahkan, pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang didorong oleh inflasi yang terjaga, suku bunga menurun, dan nilai tukar mata uang yang menguat.
“Jadi ada peluang bagi investor global berinvestasi di emerging market,” katanya.
Damhuri melanjutkan, pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan ada di kisaran 5,1% hingga 5,2%. Walau target ini masih lebih rendah ketimbang asumsi APBN yang mencapai 5,3%, tetapi posisinya masih lebih baik ketimbang pertumbuhan ekonomi 2019.
Sentimen utama penguatan ekonomi Indonesia datang dari membaiknya ekspor. Pemicunya ekonomi di negara mitra dagang Indonesia yang turut tumbuh.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis