Bursa Asia Dibuka Memerah
digtara.com | JAKARTA – Pada awal pekan ini, di perdagangan Senin (6/1) pukul 8.11 WIB Bursa Asia dibuka merah indeks Nikkei 225 merosot 1,72% ke 23.250.
Baca Juga:
Indeks Kospi turun 0,75% ke 2.159. Straits Times turun 0,47% ke 3.223. Hang Seng turun 0,44% ke 28.326. Sedangkan Taiex turun 0,84% ke 12.008.
“Risiko eskalasi jelas meningkat, mengingat serangan langsung ke Iran, ancaman pembalasan Iran, dan upaya Trump untuk tetap kelihatan tegas,” kata Shane Oliver, chief economist AMP Capital kepada Reuters.
Parlemen Irak kemarin merekomendasikan untuk mengeluarkan pasukan asing dari dalam negeri. Sementara Iran mengatakan tidak akan membatasi pengayaaan uranium setelah serangan AS yang menewaskan Qassem Soleimani.
“Pasar khawatir akan potensi pembalasan Iran dan apa yang akan dilakukan Trump selanjutnya,” kata Ray Attrill, head of FX strategy, National Austrilia Bank kepada Reuters.
Harga minyak naik lebih dari 1%. Harga minyak mencapai level tertinggi sejak April tahun lalu. Sedangkan harga emas mencapai level tertinggi sejak April 2013. Nilai tukar dolar AS yang juga merupakan safe haven meningkat. Ketiga instrumen ini naik sejak Jumat lalu.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis