IHSG akan Ditutup di Level 6.350 Sampai Akhir Tahun
digtara.com | JAKARTA – Menjelang tutup akhir tahun, Direktur PT. Anugerah Mega Investama, Hans Kwee memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan ditutup di level 6.350.
Baca Juga:
Hans menyatakan pada pekan terakhir perdagangan pada tahun ini, biasanya pasar di warnai aksi window dressing. Aksi window dressing biasa dilakukan oleh emiten atau perusahaan public untuk menarik minat investor dengan cara mempercantik laporan atau kinerja keuangan perusahaan.
“Salah satunya lewat upaya memastikan agar harga saham diakhir tahun di tutup naik dibandingkan periode sebelumnya. Selain dilakukan oleh emiten window dressing juga dilakukan oleh fund manager pengelola reksadana,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan hal ini dilakukan untuk memberikan laporan terbaik kepada investor fund manager sehingga mereka sering mengganti portofolio pada akhir tahun.
Adapun saham-saham berkinerja kurang baik akan dikeluarkan dari portofolio diganti dengan saham-saham berkinerja baik. Aktivitas ini secara langsung membuat saham-saham tertentu yang berkinerja baik mengalami kenaikan. Serta beberapa saham lapis tiga yang dilepas mengalami tekanan harga.
Ia menilai hal ini juga membuat pelaku pasar melihat di unjung tahun sering ada kenaikan saham-saham tertentu terutama saham blue chip.
Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis