Sabtu, 07 Maret 2026

Dow Jones Hanya Naik Tipis Setelah Reli di Akhir Tahun

- Sabtu, 28 Desember 2019 01:23 WIB
Dow Jones Hanya Naik Tipis Setelah Reli di Akhir Tahun

digtara.com | NEW YORK – Menjelang akhir tahun Laju Wall Street yang terus meroket dan mencetak beberapa kali rekor baru sedikit terkoreksi pada perdagangan terakhir pekan ini. Pada akhir perdagangan Jumat (27/12), indeks Dow Jones Industrial Average naik 23,87 poin atau 0,08% ke 28.645,26, S&P 500 naik 0,11 poin atau 0% ke 3.240,02 dan Nasdaq Composite turun 15,77 poin atau 0,17% ke 9.006,62.

Baca Juga:

Nasdaq mengakhiri kenaikan 11 hari berturut-turut pada Jumat setelah penurunan di sesi terakhir, tetapi S&P 500 dan Dow Jones hanya naik tipis setelah reli akhir tahun.

Dengan sisa dua hari perdagangan di tahun ini, benchmark S&P 500 naik lebih dari 29% sepanjang 2019, menjadikannya sebagai kenaikan terbesar sejak tahun 2013.

Volume perdagangan mulai menipis selama sepekan libur natal dan masih akan ada libur Tahun baru pada Rabu pekan depan.

“Sebagian besar, pasar tampaknya berada dalam pola hold hingga akhir tahun,” kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments di New Vernon, New Jersey seperti dikutip Reuters.

“Ada keuntungan kuat untuk tahun ini, sehingga saya berpikir bahwa sampai dana segar masuk setelah akhir tahun untuk kontribusi baru untuk IRA dan akun pensiun lainnya untuk memulai tahun depan, saya pikir tidak ada banyak dorongan. Untuk mendorong ini terlalu tinggi,” kata Meckler.

Data pada Jumat menunjukkan keuntungan di perusahaan-perusahaan industri China tumbuh pada laju tercepat dalam delapan bulan pada November, tetapi pelemahan permintaan domestik tetap menjadi risiko bagi pendapatan perusahaan tahun depan.

Harapan investor bahwa Amerika Serikat dan China akan segera menandatangani kesepakatan perdagangan fase satu telah menambah momentum pasar saham menuju tahun 2020.

“Anda mendapat harapan bahwa perjanjian perdagangan fase satu ditandatangani pada awal hingga pertengahan Januari,” kata James Ragan, direktur wealth management research D.A Davidson seperti dikutip Reuters.

“Dalam situasi dimana Anda mendapat ekspektasi perdagangan yang dapat membantu merangsang belanja bisnis tahun depan, suku bunga rendah dan konsumen yang kuat. Itu adalah resep bagi nilai saham untuk bergerak lebih tinggi,” kata Ragan.

Selain optimisme hubungan perdagangan, pasar saham telah terangkat oleh penurunan suku bunga The Federal Reserve dan data ekonomi yang lebih baik dari yang dikhawatirkan serta keuntungan perusahaan.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 5,2 miliar saham, lebih rendah dari rata-rata harian selama 20 sesi terakhir yang mencapai 6,8 milia

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025

Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Komentar
Berita Terbaru