Senin, 04 Mei 2026

Uji Coba B30 Sumut Diklaim Sukses

- Kamis, 26 Desember 2019 08:59 WIB
Uji Coba B30 Sumut Diklaim Sukses

digtara.com | MEDAN – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I mengklaim uji coba penyaluran bahan bakar minyak jenis biosolar B30 di Provinsi Sumatera Utara telah berjalan dengan lancar.

Baca Juga:

Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I Roby Hervindo mengatakan, proyek percontohan uji coba program B30 telah dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara melalui Fuel Terminal (FT) Medan Group.

“Hingga kini uji coba tidak menemui kendala,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (26/12/2019).

Pada tahun 2020 pemerintah menetapkan komposisi FAME dari B20 menjadi B30 yang berarti campuran FAME menjadi 30 persen. Bahan bakar jenis diesel ini merupakan pencampuran antara B2,5 Fatty Acid Mathyl Ester (FAME) dengan Solar.

Secara teknis, Fuel Terminal Manager Medan Group Anas Hasan merinci, terdapat dua metode pencampuran B30. Yaitu metode New Gantry System (NGS) dan metode tank blending bagi fuel terminal yang belum memiliki teknologi NGS.

“FT Medan Group menggunakan metode NGS. Pencampuran FAME dan solar menggunakan inline blending melalui jalur pipa,” ungkapnya.

B30 merupakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan karena emisi gas buang memiliki tingkat pencemaran yang rendah tanpa mengurangi performa kendaraan. Selain itu, B30 juga lebih efisien dalam penggunaan bahan baku minyak mentah.

FAME sebagai bahan campuran B30 juga memiliki “Soap Effect”. Yaitu dapat membersihkan saluran pembakaran dengan mengangkat endapan sisa pembakaran kendaraan sehingga memiliki pembakaran yang relatif bersih dan ramah lingkungan.

Pasokan FAME untuk FT Medan Group berasal dari Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BUBBN) PT PHPO (Permata Hijau Palm Oleo). FAME disuplai menggunakan jalur pipa karena produksi atau kilang BUBBN dekat dengan FT Medan sehingga lebih efisien ketimbang menggunakan kapal atau mobil tangki.

Lebih lanjut Roby menjelaskan, kebijakan B30 pada bahan bakar jenis diesel ini diterapkan pada produk Dexlite dan Biosolar, sesuai Kepmen ESDM No. 227 Tahun 2019. Untuk mendukung kebijakan itu Pertamina MOR I kemudian melakukan uji coba di Sumatera Utara sejak 1 hingga 31 Desember 2019.

Penyaluran dilakukan melalui FT Medan Group yang menyuplai 256 SPBU. Dan sejak awal Desember, hingga kini FT Medan Group telah mengucurkan B30 sebanyak 47 ribu kilo liter (KL).

“Tahun ini, realisasi penyaluran telah mengalami peningkatan sebanyak 5,59 juta KL untuk seluruh sektor,” imbuhnya.

Mulai tahun 2020 implementasi B30 akan diterapkan di wilayah kerja MOR I lainnya, yaitu Provinsi Sumatera Barat, Riau, Aceh dan Kepri, dengan target hingga 100 persen.

Terkait dengan harga, dia pastikan penerapan B30 tidak akan memengaruhi harga yang berlaku saat ini. Sesuai dengan Perpres Nomor 24 Tahun 2016 tentang Penghimpunan dan Penggunaan dana Perkebunan Kelapa Sawit, patokan harga Biodiesel tetap akan mengacu pada indeks pasar minyak solar.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru