Jelang Libur Natal, Mayoritas Bursa Asia Turun
digtara.com | JAKARTA – Menjelang libur Natal, mayoritas bursa Asia turun pada perdagangan Selasa (24/12). Pagi ini pukul 9.14 WIB, hanya bursa China yang terlihat menguat. Indeks Shanghai menguat 0,09% ke 2.964.
Baca Juga:
Indeks Nikkei 225 turun 0,09% ke 23.800. Indeks Hang Seng turun 0,36% ke 27.808. Sementara Kospi tergerus 0,44% ke 2.194.
FTSE Bursa Malaysia turun 0,64% ke 1.603. Straits Times berbalik menguat 0,07% ke 3.216.
“Risiko resesi menurun pada tahun ini dan menyokong pasar finansial. Tapi kita belum bisa mengatakan hal yang sama untuk tahun depan,” kata Hiroshi Miyazaki, ekonom senior Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities kepada Reuters.
Miyazaki mengatakan, tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi dengan hubungan antara AS-China. “AS masih memiliki sejumlah bea masuk terhadap China yang berlaku,” imbuh dia.
Dengan kesepakatan fase satu, AS menunda penerapan tarif yang awalnya akan diberlakukan 15 Desember 2019. Sebagai penukar, China akan menambah pembelian produk pertanian AS dua kali lipat. Tapi, AS masih memberlakukan tarif impor 25% pada US$ 250 miliar produk China.
Transaksi bursa diramal tipis pada hari ini menjelang libur Natal esok. Pasar valuta asing pun cenderung terbatas.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis