Hari Ini, Bursa Saham Asia Sedikit Berubah
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Jumat (20/12) pagi bursa saham Asia sedikit berubah. Pasalnya, pasar Amerika Serikat (AS) memecahkan rekor baru, dengan berita positif di seputar perdagangan lebih lanjut meningkatkan sentimen.
Baca Juga:
Indeks Nikkei 225 Jepang datar di awal perdagangan, dan indeks Topix turun 0,15%. Inflasi konsumen inti negara itu naik 0,5% pada November dari tahun sebelumnya, menurut data pemerintah pada Jumat – masih jauh dari target 2%.
Di Korea Selatan, Kospi hampir rata. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun 0,22% di pagi hari. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang datar.
Kini pasar menunggu bank sentral China (PBoC) yang akan mengumumkan penetapan suku bunga pinjaman bulanan hari ini.
Presiden China Xi Jinping juga akan mengumumkan langkah-langkah yang ditargetkan untuk mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada kasino Macau. Mereka diperkirakan akan memasukkan bursa saham berdenominasi yuan baru, menurut laporan Reuters.
Di AS, pasar mengesampingkan berita tentang impeachment Presiden AS Donald Trump, dengan S&P 500 menembus 3.200 untuk pertama kalinya. Ini naik 0,5% menjadi 3.205,37, menandai penutupan pertama di atas 3.200.
Dow Jones Industrial Average naik 137,68 poin, atau 0,5% menjadi 28.376,96. Nasdaq Composite naik 0,7% menjadi berakhir hari di 8.887,22.
Berita perdagangan positif semakin meningkatkan sentimen, karena kesepakatan perdagangan Amerika Utara baru disahkan pada hari Kamis. Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026