Selasa, 18 Agustus 2026

Reli IHSG Bakal Terhenti Lagi

- Jumat, 20 Desember 2019 01:09 WIB
Reli IHSG Bakal Terhenti Lagi

digtara.com | JAKARTA – Analis memprediksi penurunan IHSG masih akan berlanjut pada perdagangan Jumat (20/12). Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhenti. Kamis (19/12), IHSG terkoreksi 0,59% atau turun 37,32 poin ke level 6.249,93.

Baca Juga:

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menyebut ada dua faktor yang membuat IHSG akan melemah Jumat (20/12).

Dari global, berita mengenai pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan membebani pergerakan IHSG.

Dari kawasan domestik, Chris mengatakan, penghentian tujuh produk reksadana yang dikelola PT MNC Asset Management menjadi faktor pemberat IHSG.

“IHSG akan melemah di level 6.200 hingga 6.260,” kata Chris.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga menebak IHSG akan cenderung tertekan dengan support dan resitance di kisaran 6.200 hingga 6.268 pada Jumat besok (20/12).

Lebih lanjut, Lanjar mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola bearish harami setelah menyentuh target Moving Average 200 hari yang berada di kisaran 6 270.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

Komentar
Berita Terbaru