Pekan Depan, IHSG Diramalkan Bakal Bergerak di Zona Hijau
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Jumat (13/12/2019) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound 0,94% ke level 6.197,318. Selama sepekan, IHSG menguat 0,17%.
Baca Juga:
Menurut Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu menilai, penguatan IHSG selama sepekan tidak terlepas dari penguatan bursa saham Amerika Serikat (AS). Hal ini berpengaruh kepada bursa regional Asia termasuk Indonesia.
“Hal ini sesuai dengan perkiraan kami. IHSG menguat 0,94% dan investor asing juga turut mencatatkan net buy pada pasar regular sebesar Rp 451,5 miliar,†ujar Dessy.
Dessy menilai, pendorong pergerakan IHSG datang dari saham sektor perbankan.
Untuk perdagangan sepekan ke depan, Dessy memproyeksikan, IHSG masih akan bergerak di zona hijau. Sebab, rilis indikator perekonomian seperti neraca perdagangan (trade balance) dapat menjadi katalis positif bagi IHSG.
“Perkiraan kisaran untuk satu pekan berada pada level 6.150 – 6.255,†kata Dessy.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, penguatan IHSG dalam sepekan ini tidak terlepas dari angin segar negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS) dengan China.
“Mulai ada titik terang akan kesepakatan yang terjadi antara AS dengan China yang akan bertemu pada 15 Desember mendatang,†ujar Herditya.
Selain itu, bangkitnya harga komoditas batubara dan Crude Palm Oil (CPO) juga turut mengerek pergerakan IHSG selama pekan ini.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis