Senin, 29 Juni 2026

Sejak Awal Tahun, Inilah Saham-saham yang Harganya Longsor

- Kamis, 12 Desember 2019 01:24 WIB
Sejak Awal Tahun, Inilah Saham-saham yang Harganya Longsor

digtara.com | JAKARTA – Hingga Rabu (11/12) atau (year-to-date/ytd) dan sejak awal tahun terdapat beberapa saham yang harganya longsor. Beberapa dari saham-saham tersebut ada yang harganya telah tergerus hingga lebih dari 90%.

Baca Juga:

Sebut saja saham PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ) yang secara ytd harganya telah anjlok hingga 94,57%. Pun begitu dengan saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) yang harga sahamnya tergerus 92,46%.

Tak mau ketinggalan, saham emiten pelat merah PT Indofarma Tbk (INAF) juga telah merosot 92,37% sejak awal tahun. Harga saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) juga telah ‘tersunat’ 92,31% secara ytd.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai, saham-saham ini merupakan saham yang rentan digoreng. Ia mengatakan, anjloknya saham-saham ini adalah akibat penyebaran (distribusi) secara besar-besaran.

Untuk itu, ia merekomendasikan investor untuk menghindari saham-saham tersebut. Namun, jika sudah terlanjur ‘terjerembab’ di saham-saham tersebut, William merekomendasikan untuk segera menjualnya.

“Jika memang masih bisa dijual, maka dijual saja. Terjadi distribusi besar yang membuat saham-saham ini berjatuhan,” ujar William.

Setali tiga uang, Presiden Direktur CSA Institute Aria Santoso juga menyarankan investor untuk mempelajari latar belakang dan kualitas emiten sebelum membeli sahamnya.

“Bagi para investor, sebaiknya hindari saham yang kurang dipahami,” ujarnya.

Aria melanjutkan, jika investor telah kadung masuk ke dalam saham-saham yang anjlok ini, maka perhatikan paparan risiko terhadap jumlah uang yang ada dalam portofolio investor.

“Kerugian investor jangan sampai melampaui batas toleransi risiko yang sudah ditetapkan sebelumnya,” imbuhnya.

Menurut Aria, ada beberapa alasan kenapa harga saham-saham tersebut terjun sejak awal tahun. Mulai dari faktor fundamental emiten hingga nilai wajar (fair value) yang terlalu tinggi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

Komentar
Berita Terbaru