Senin, 29 Juni 2026

Bursa saham Asia memerah

- Selasa, 10 Desember 2019 01:43 WIB
Bursa saham Asia memerah

digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Selasa (10/12/2019) bursa saham Asia memerah. Jelang rilis data inflasi China.

Baca Juga:

Berdasarkan data CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,19% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix sebagian besar flat. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,24%.

Sementara itu, saham di Australia pulih dari penurunan sebelumnya, dengan indeks S & P / ASX 200 sebagian besar tidak berubah.

Secara keseluruhan, MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,04% lebih rendah.

Semalam, Dow Jones Industrial Average ditutup 105,46 poin lebih rendah pada 27.909,60 sementara S&P 500 turun 0,3% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 3.135,96. Nasdaq Composite turun 0,4% menjadi ditutup pada 8.621,83.

Asal tahu, pelaku pasar tengah menunggu rilis data inflasi China, dengan Indeks Harga Konsumen dan Indeks Harga Produsen untuk November diperkirakan rilis pagi ini.

Di sisi lain, seputar isu perdagangan AS-China, Bloomberg melaporkan pada hari Selasa bahwa Menteri Pertanian AS Sonny Perdue mengatakan Washington tidak mungkin akan mengenakan tarif barang impor China, akan mulai berlaku pada 15 Desember.

“Kami memiliki tenggat waktu yang akan datang pada 15 Desember untuk tahap tarif lain, saya tidak percaya itu akan dilaksanakan,” kata Perdue, menurut Bloomberg.

Investor mencermati detail seputar kesepakatan “fase satu” yang diantisipasi antara AS-China menjelang 15 Desember.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

Komentar
Berita Terbaru