IHSG Sudah Mulai Fase Window Dressing
digtara.com | JAKARTA – IHSG sudah naik 3,5% sejak penutupan November 2019. Demikian halnya dengan indeks Kompas100 yang sudah mengakumulasi kenaikan 2,20%. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah memulai fase window dressing.
Baca Juga:
Namun, peta tersebut masih bisa berubah. “Karena sentimen setiap tahun berbeda,” ujar Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee.
Menurutnya, window dressing tahun ini bakal didorong oleh saham-saham perbankan seperti BBRI, BBNI dan BMRI. Pasalnya, ekonomi dalam negeri masih bisa bertahan di tengah panasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.
Mimi Halimin, analis Mirae Asset Sekuritas melihat prospek industri perbankan secara keseluruhan masih netral. Namun, secara spesifik, dia masih menjadikan saham BBRI sebagai salah satu jagoannya. Sebab, bunga acuan Bank Indonesia (BI) sudah turun.
“BBRI paling diuntungkan dengan tren penurunan suku bunga karena memiliki basis kredit mikro yang kuat,” tulis Mimi dalam riset 3 Desember.
Hans menambahkan, saham-saham itu juga sudah turun dari awal tahun. Ini membuat price to earning ratio (PER) murah. BBRI misalnya. PER saham ini hanya 15,56 kali. Lebih murah dibanding PER BBCA sebesar 28,27 kali.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis