Kamis, 07 Mei 2026

IHSG Dibuka Memerah Ikuti Jejak Bursa Regional

- Selasa, 03 Desember 2019 02:23 WIB
IHSG Dibuka Memerah Ikuti Jejak Bursa Regional

digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Selasa (3/12/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah mengikuti jejak pasar regional. Mengutip RTI, indeks terkoreksi 0,29% ke level 6.112,759.

Baca Juga:

Tercatat 129 saham turun, 99 saham naik, dan 121 saham stagnan. Total volume 443 juta saham dengan nilai transaksi capai Rp 297 miliar.

Sembilan dari 10 indeks sektoral membebani pergerakan IHSG. Sektor barang konsumsi paling dalam penurunannya 0,59%. Sementara, hanya sektor konstruksi di zona hijau 0,11%.

Pergerakan IHSG juga terseret aksi investor asing yang mengambil posisi jual. Pagi ini, net sell asing Rp 18,546 miliar di pasar reguler dan Rp 18,765 keseluruhan market.

Edwin Sebayang, analis MNC Sekuritas menuturkan sebenarnya, IHSG mengawali perdagangan bagus di bulan Desember setelah menguat nyaris hampir 2% atau sekitar +118.2 poin tetapi disertai net sell investor asing sebesar Rp 148.46 miliar.

Pertanyaan sederhana muncul, apakah Selasa ini IHSG akan melanjutkan penguatannya? Dari perkembangan yang terjadi seperti DJIA turun sebesar 0.96%, Coal turun -2.65% serta Bursa Asia Selasa pagi ini dilanda penurunan hampir di semua pasar

“Seperti Nikkei -0.81%, ASX -1.77%, Kospi -1% & STI -0.36%, maka tantangan cukup berat untuk IHSG menguat Selasa ini,” prediksinya.

Mengetahui IHSG cukup berat melanjutkan kenaikannya, Edwin tetap semangat merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari sektor Infrastruktur, Properti, Kimia/Energi, Bank, Pakan Ayam & Konstruksi untuk perdagangan hari ini.

Sementara, analis Valbury Sekuritas Suryo N menambahkan IHSG rawan aksi ambil untung setelah naik terbilang tinggi kemarin. “Disertai pula terbatasnya insentif positif bagi pasar baik dari dalam dan luar,” katanya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

Komentar
Berita Terbaru