Rabu, 06 Mei 2026

Cuitan Donald Trump Bikin Bursa Asia Rontok

- Selasa, 03 Desember 2019 01:43 WIB
Cuitan Donald Trump Bikin Bursa Asia Rontok

digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Selasa (3/12/2019) pagi pasar saham Asia berada di zona merah. Sentimen negatif kembali menyeruak seiring komentar Presiden AS Donald Trump yang mengatakan akan memberlakukan kembali tarif impor baja dan aluminium dari Brasil dan Argentina.

Baca Juga:

Dalam sebuah tweet, Trump berkata: “Brasil dan Argentina telah memimpin devaluasi besar-besaran mata uang mereka yang tidak baik untuk petani kita. Karenanya, segera berlaku, saya akan mengembalikan tarif pada semua Baja & Aluminium yang dikirimkan ke AS dari negara-negara tersebut.”

Melansir dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang memangkas beberapa kenaikan sebelumnya tetapi masih tetap 0,81% lebih rendah di perdagangan pagi. Sementara,, indeks Topix turun 0,67%. Kospi Korea Selatan tergelincir 1,08% karena saham pembuat chip SK Hynix turun lebih dari 2%.

Sedangkan, pasar saham Australia juga menurun di perdagangan pagi, dengan indeks S & P / ASX 200 turun sekitar 1,8%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,42% lebih rendah.

Semalam di Wall Street, tiga indeks acuan menurun di tengah data manufaktur yang mengecewakan. Dow Jones Industrial Average turun 268,37 poin menjadi 27.783,04. S&P 500 turun 0,9% menjadi 3.113,87, kerugian satu hari terbesar sejak 8 Oktober. Sedangkan Nasdaq Composite turun 1% menjadi 8.567,99.

Aktivitas manufaktur di AS terus berkontraksi bulan lalu, Institute for Supply Management mengatakan Senin (2/12). PMI Manufaktur ISM merosot ke 48,1 pada November, di bawah perkiraan 49,4. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi.

Sementara itu, ketidakpastian masih ada di front perdagangan AS-China. Presiden A.S. Donald Trump mengatakan China masih ingin membuat kesepakatan tentang perdagangan, “tetapi kita akan melihat apa yang terjadi.”

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

Komentar
Berita Terbaru