Rabu, 06 Mei 2026

Rupiah ‘Melempem’ Pagi Ini

- Jumat, 22 November 2019 02:59 WIB
Rupiah ‘Melempem’ Pagi Ini

digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Jumat (22/11) sekira Pukul 08.13 WIB Rupiah dibuka melemah di pasar spot hari ini.

Baca Juga:

Rupiah pada perdagangan onshore ada di Rp 14.093 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,02% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.090 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uangnya menguat terhadap dolar AS pada pagi ini. Mata uang di Asia yang menguat paling tinggi terhadap dolar AS pagi ini adalah peso Filipina yang menguat 0,14%, disusul yuan China yang menguat 0,09% dan rupee India yang menguat 0,07% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 97,95, melemah tipis dari sehari sebelumnya yang ada di 97,99.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

Komentar
Berita Terbaru