IHSG Dipredikdi Menguat Pagi Ini
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Jumat (22/1/20191) hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat. Pergerakan indeks yang positif diyakini datang dari sentimen internal dan eksternal.
Baca Juga:
Kamis (21/11), IHSG ditutup turun 37,74 poin atau 0,61% ke 6.117,36.
Menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji memprediksi indeks bakal mengalami rebound. Sentimen datang dari euforia Bank Indonesia (BI) untuk menahan suku bunga acuannya di level 5%.
“Ada juga sentimen meredanya kabar negatif dari tensi perang dagang AS dengan China,” ujar Nafan.
Dia melihat indeks akhir pekan ini diperkirakan bergerak pada kisaran support 6.086-6.062. Sedangkan untuk kisaran resistance berada di level 6.155-6.177.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain ADHI, ASII, BSDE, MYOR, PGAS, PTBA, PTPP dan SMRA.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS