Senin, 17 Agustus 2026

Kurs Rupiah Terus Melemah Jelang Siang

- Selasa, 19 November 2019 04:47 WIB
Kurs Rupiah Terus Melemah Jelang Siang

digtara.com | JAKARTA – Kurs rupiah terus melemah menjelang siang alami penurunan. Melansir Bloomberg Selasa (19/11/2019) pada pukul 11.00 WIB, rupiah di pasar spot bertengger di level Rp 14.091 per dolar AS

Baca Juga:

Dengan begitu rupiah pada pagi hari ini melemah 0,09% dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp 14.079 per dolar AS.

Sejumlah analis memprediksi ruang gerak rupiah ini cenderung sempit. Di antaranya karena pasar dinilai masih sepi atas sentimen penggerak.

“Selain itu, pelaku pasar juga menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21 November mendatang,” ujar ekonom BCA David Sumual.

Dia memprediksi rupiah masih bergerak di kisaran sempit Rp 14.050-Rp 14.100 per dollar AS pada hari ini.

Tak cuma rupiah, sederet mata uang Asia lain pun melemah di hadapan USD pada hari ini. Mulai dari bath Thailand, ringgit Malaysia, dolar Hong Kong, dolar Singapura hingga peso Filipina.

Jelang siang ini, won Korea menjadi mata uang Asia paling loyo dengan melemah 0,30%.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

Komentar
Berita Terbaru