Perang Dagang Dorong Bursa Asia Terjatuh
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Selasa (19/11/2019) pukul 8.26 WIB bursa Asia turun menunggu kejelasan atas kemajuan negosiasi dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang belum ada kabar. Di mana indeks Nikkei 225 turun 0,67% ke 23.260.
Baca Juga:
Hang Seng turun 0,15% ke 26.639. Taiex melemah tipis 0,09% ke 11.589. Kospi turun 0,92% ke 2.140. Sedangkan Straits Times tergerus 0,99% ke 3.226 dan GTSE Malaysia turun 0,51% ke 1.596.
“Semakin lama negosiasi berlangsung, kekhawatiran investor akan semakin tinggi. Bertambahnya ketidakpastian menambah kecemasan investor,” kata Michael McCarthy, chief market strategist CMC Markets kepada Reuters.
Tenggat waktu negosiasi selanjutnya adalah 15 Desember. Pada tanggal tersebut, tarif impor AS atas sejumlah produk China akan berlaku.
Optimisme bahwa kedua pihak akan mencapai kesepakatan masih ada. Tapi, optimisme ini semakin tipis. Kekhawatiran investor ini pun bisa dilihat dari kenaikan harga emas yang terjadi sejak kemarin.
Tak cuma emas, safe haven yen pun turut menguat di tengah pelemahan mata uang Asia pada Selasa pagi ini. Bahkan, nilai tukar dolar AS yang tercermin pada indeks dolar pun menguat. Biasanya, ketika harga emas menguat, indeks dolar akan turun dan sebaliknya.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia