Selasa Pagi, IHSG Diramalkan Rebound
digtara.com | JAKARTA – Awal pekan, perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,09% ke level 6.122,63 pada Senin (18/11/2019). hari ini, IHSG diprediksi bakal rebound alias menguat.
Baca Juga:
“Minimnya rilis data makro ekonomi domestik maupun global yang memberi dampak ke pasar pada hari ini,” kata analis Bina Artha Sekuritas Muhammad Nafan Aji.
Nafan memperkirakan IHSG bakal menguat, Selasa (19/11), dengan level support 6.086,00-6.063,99. Sementara level resistance di 6.177,66-6.217,55.
Sentimen global yang mempengaruhi pergerakan IHSG antara lain meredanya tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Sementara sentimen dari domestik masih soal surplus neraca perdagangan senilai US$ 160 juta pada bulan Oktober 2019.
Direktur Riset Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus juga menebak, IHSG cenderung menguat di kisaran 6.082 hingga 6.150 pada Selasa (19/11).
Hasil FOMC Minutes Meeting akan mempengaruhi pergerakan indeks. Risalah pertemuan The Fed tersebut dinilai akan memberikan gambaran lebih jelas terkait dengan perkembangan dan pandangan The Fed terhadap perekonomian AS setelah tingkat suku bunga The Fed dipangkas tiga kali di tahun ini.
Sedangkan dari domestik, pertemuan Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 21 November mendatang menjadi faktor yang mempengaruhi.
“Menurut kami tingkat suku bunga akan tetap tidak berubah, namun pandangan BI terkait dengan perekonomian Indonesia dan pandangannya tahun depan akan menjadi pusat perhatian,” kata Maximilianus.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia