Bursa Asia Dibuka Bervariasi
digtara.com | JAKARTA – Awal pekan ini bursa Asia dibuka bervariasi dengan mayoritas indeks naik tipis. Senin (18/11) pukul 08.22 WIB, indeks Nikkei 225 naik 43,44 poin atau 0,19% ke 23.346,51, Taiex naik 24,85 poin atau 0,21% ke 11.549,49, Kospi turun 4,34 poin atau 0,20% ke 2.157,53, ASX 200 turun 40,92 poin atau 0,60% ke 6.752,80, Straits Times turun 2,91 poin atau 0,09% ke 3.235,41 dan FTSE Malaysia turun 0,48 poin atau 0,03% ke 1.494,83.
Baca Juga:
Pergerakan bursa Asia di awal pekan yang bervariasi dipicu oleh kombinasi optimisme dan kehati-hatian investor terhadap kemajuan perundingan dagang Amerika Serikat dan China.
Keraguan tentang perundingan dagang AS-China muncul awal pekan lalu, meski optimisme secara bertahap kembali setelah pejabat AS mengeluarkan nada positif.
“Pasar tetap menghadapi risiko volatilitas janka pendek lebih lanjut mengingat masalah seputar perdagangan, Iran dan Timur Tengah, kegaduhan pemakzulan dan data ekonomi global yang melemah,” kata Shane Oliver, Kepala strategi investasi dan kepala ekonomi AMP Capital seperti dikutip Reuters Senin (18/11).
“Tetapi valuasi baik-baik saja, terutama terhadap imbal hasil obligasi yang rendah, indikator pertumbuhan global diperkirakan akan membaik hingga tahun depan dan kebijakan moneter dan fiskal menjadi lebih mendukung.”
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia