Rabu, 06 Mei 2026

Rupiah Diramalkan Melemah Lagi

- Kamis, 14 November 2019 00:58 WIB
Rupiah Diramalkan Melemah Lagi

digtara.com | JAKARTA – Transaksi Rabu (13/11/2019) kemarin pergerakan rupiah terhadap dolar AS tercatat masih mengalami pelemahan. Hal ini terjadi lantaran pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengecewakan pelaku pasar, terkait progres kesepakatan perang dagang dengan China.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bloomberg di pasar spot, rupiah melemah 0,17% ke Rp 14.079 per dolar AS. Kompak, pada kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,16% ke Rp 14.082 per dolar AS.

Menurut Analis Monex Investindo Faisyal mengatakan, koreksi yang terjadi karena pasar kecewa dengan pernyataan Trump yang tidak memberikan informasi detail dimana dan kapan kesepakatan dagang dengan China akan ditandatangani.

“Apalagi, Trump juga menekankan apabila kesepakatan yang dilakukan tidak menguntungkan Negeri Paman Sam, Trump tidak akan menyetujui kesepakatan dan akan menaikkan tarif kembali,” jelas Faisyal.

Alhasil, pernyataan tersebut berhasil menekan pergerakan rupiah. Sedangkan untuk perdagangan Kamis (14/11), rupiah diperkirakan masih akan mengalami tekanan, terlebih jika rilis data inflasi AS malam ini mengumumkan catatan positif atau sesuai harapan.

Belum lagi, akan ada pernyataan dari Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) terkait kondisi ekonomi AS terkini dan arah suku bunga AS ke depan.

Faisyal memperkirakan, jika banyak kabar positif yang dirilis AS tadi malam, maka rupiah berpeluang melanjutkan pelemahannya. Adapun kisaran pergerakan rupiah hari ini, diprediksi berada pada rentang Rp 14.000 per dolar AS hingga Rp 14.140 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

Komentar
Berita Terbaru