Senin, 04 Mei 2026

Pagi Ini, IHSG Diramalkan Duduk di Zona Hijau

- Senin, 11 November 2019 00:49 WIB
Pagi Ini, IHSG Diramalkan Duduk di Zona Hijau

digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan kemarin, IHSG sempat terkoreksi hingga ke 6.139,82. Namun kemudian, IHSG terus bangkit hingga akhirnya ditutup pada zona hijau.

Baca Juga:

Di perdagangan Jumat 9 November 2019 di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,20% ke level 6.177,99.

Menanggapi hal tersebut, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu menilai, rilis data current account deficit (CAD) Indonesia pada kuartal III 2019 yang masih menunjukkan defisit sebesar US$ 7,7 miliar berpotensi untuk menjadi katalis negatif bagi pergerakan IHSG.

Meski lebih rendah dibanding defisit pada kuartal III 2018 yang mencapai US$ 8,2 miliar, menurut Dessy jumlah CAD pada kuartal III masih lebih besar daripada ekspektasi pasar.

“Current account Indonesia periode kuartal III 2019 masih defisit US$ 7,7 miliar, masih di bawah ekspektasi pasar sebesar US$ 7,1 miliar,” ujar Dessy kepada Kontan.co.id.

Beberapa emiten juga tercatat belum mengeluarkan kinerja laporan keuangan untuk periode kuartal III 2019.

Dessy menilai, pasar berekspektasi bahwa kinerja keuangan emiten-emiten ini akan lebih rendah dibanding pencapaian tahun lalu.

Selain itu, pekan depan juga akan ada rilis data ekonomi lainnya seperti pertumbuhan kredit, data penjualan mobil, hingga rilis neraca perdagangan. Hal ini membuat investor lebih memilih untuk wait and see.

Dessy menilai, sentimen-sentimen tersebut akan membuat IHSG melemah dengan kisaran 6.125 – 6.190.

Di sisi lain, Presiden Direktur CSA Aria Santoso mengatakan, IHSG memiliki peluang untuk menguat terbatas pada perdagangan Senin (11/11/2019) pagi ini.

Sebab, ia menilai capaian CAD untuk periode kuartal III 2019 lebih baik dibandingkan capaian tahun lalu.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan China akan komoditas batubara serta terangkatnya harga komoditas crude palm oil (CPO) diprediksi akan membantu pergerakan IHSG.

“Selain itu, ada sentimen global yakni mengenai kemungkinan adanya perjanjian dagang di akhir tahun,” terang Aria kepada Kontan.co.id.

Untuk itu, Aria memprediksi IHSG akan lanjut menguat terbatas dengan kisaran 6.200 hingga 6.220.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

Komentar
Berita Terbaru