IHSG Diperkirakan akan Bergerak Menguat Terbatas
digtara.com | JAKARTA – Menjelang akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,31% atau 81,84 poin ke level 6.339,65 pada penutupan perdagangan Kamis (24/10) kemarin.
Baca Juga:
Ini adalah penguatan IHSG dalam 10 hari perdagangan berturut-turut sejak 11 Oktober 2019
Beberapa analis memproyeksikan IHSG bakal kembali melanjutkan penguatan didominasi faktor domestik. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan, IHSG diperkirakan akan bergerak menguat terbatas.
“Adapun support akan berada di level 6.250 dan resistance di 6.350,†kata Herditya.
Dirinya menilai, penguatan IHSG hari ini ditopang oleh sentimen turunnya suku bunga acuan atau 7 Days Reverse Repo Rate (DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5%. Sebelumnya pada September 2019, Bank Indonesia juga menurunkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,25%.
Dampak dari penurunan suku bunga ini menjadi angin segar bagi saham-saham perbankan untuk melanjutkan penguatannya hari ini. Selain sektor keuangan, tentunya saham emiten properti dan konstruksi juga diproyeksikan bakal menghijau juga.
Menurut Herditya sentimen pengumuman Kabinet Indonesia Maju sudah tidak terlalu berefek karena sudah lewat momentumnya.
Hal senada dikatakan analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya yang memproyeksikan IHSG akan kembali menguat dan akan bergerak di rentang 6.187 – 6.372.
“Pola pergerakan IHSG saat ini masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi serta sedang membentuk pola akumulasi sebelum melanjutkan kenaikan,†ujar William.
Sentimen yang mempengaruhinya adalah capital inflow yang masih positif sejak awal tahun. Melansir data RTI, tercatat net foreign buy all market secara year to date tercatat Rp 45,04 triliun.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia