Minggu, 28 Juni 2026

Kebangkitan Rupiah Ditopang Euforia Pengumuman Kabinet Jilid II

- Selasa, 22 Oktober 2019 00:20 WIB
Kebangkitan Rupiah Ditopang Euforia Pengumuman Kabinet Jilid II

digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Senin (21/10/2019) kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali bangkit. Bangkitnya rupiah didominasi oleh sentimen domestik terkait pemerintahan baru Jokowi – Ma’ruf Amin yang baru saja dilantik kemarin.

Baca Juga:

Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah pasar spot menguat 0,47% dengan mengambil posisi Rp 14.081 per dolar AS. Penguatan juga terjadi di kurs tengah BI yang saat ini ada di posisi Rp 14.132 per dolar AS dengan naik sebesar 0,06%.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal bilang bangkitnya rupiah dikarenakan faktor domestik. Ia mengatakan bahwa dampak semuanya datang dari pemerintahan Jokowi – Ma’ruf.

Pertama, kelancaran pada pelantikan presiden baru yang membangkitkan mata uang garuda. “Didorong dari lancarnya pelantikan presiden Jokowi kemarin.” ujar Faisyal.

Masih tentang Jokowi, Faisyal juga menilai penguatan terjadi seiring adanya pemanggilan calon menteri yang akan membantu kinerja presiden dalam periode 5 tahun mendatang.

Ia bilang pelaku pasar masih optimistis dengan beberapa orang yang sudah dipanggil ke istana untuk menduduki jabatan menteri. “Pasar masih melihat calon menteri Jokowi dianggap sesuai dengan keinginan pasar atau dipandang baik,” jelasnya.

Sentimen ini dirasa masih akan mewarnai pergerakan rupiah hingga pelantikan kabinet nantinya. Faisyal berpendapat jika nama-nama yang dipanggil masih akan terus sesuai dengan keinginan pelaku pasar bukan tidak mungkin rupiah akan masih bisa menguat.

Oleh karena itu, pasar masih menunggui kepastian jabatan-jabatan apa yang akan ditempati oleh calon-calon menteri tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

Komentar
Berita Terbaru