Rupiah Melemah Tipis di Level Rp14.173/U$D
digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan hari ini. Kamis (17/10/2019) pukul 8.10 WIB nilai tukar rupiah melemah tipis. Kurs rupiah spot melemah ke Rp14.173 per dolar Amerika Serikat (AS) dari posisi kemarin pada Rp 14.172 per dolas AS.
Baca Juga:
berdasarkan data Bloomberg melaporkan bahwa Citigroup memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis points pada Rapat Dewan Gubernur BI 24 Oktober mendatang. Prediksi ini lebih cepat daripada prediksi Citigroup sebelumnya yang meramalkan penurunan suku bunga bulan November.
Pelemahan tipis rupiah ini terjadi bersama dengan pelemahan kurs yuan offshore, baht, dan dolar Singapura. Sementara mayoritas mata uang Asia pagi ini menguat.
Sementara indeks dolar pagi ini melemah di bawah level 98. Indeks yang mencerminkan kurs dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 97,96 yang merupakan level terendah sejak 26 Agustus lalu atau dalam lebih dari tujuh pekan.
Pelemahan tipis rupiah ini terjadi setelah International Monetary Fund memangkas lagi prediksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 3%, terendah dalam 10 tahun terakhir. Perang dagang AS-China menjadi penyebab utama perlambatan ekonomi global tahun ini.
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed