Bursa Saham Asia Meluncur di Zona Hijau
digtara.com | TOKYO – Awal perdagangan Selasa (15/10/2019) bursa saham Asia dan indeks berjangka Wall Street bergerak naik. Beberapa investor mengulurkan harapan bahwa Inggris masih memiliki kesempatan untuk menghindari keluarnya berantakan dari Uni Eropa pada negosiasi utama pekan ini.
Baca Juga:
Melansir Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,01%. Saham Australia naik 0,12%, sedangkan indeks saham Nikkei Jepang naik 1,38%.
Diketahui, laporan-laporan kesepakatan perdagangan “Fasel 1†antara Amerika Serikat (AS) dan China pekan lalu telah mendorong pasar lebih tinggi. Meski minimnya perincian seputar perjanjian telah mengurangi antusiasme investor.
Saat ini, fokus pasar bergeser ke Eropa di mana para pejabat dari Inggris dan Uni Eropa akan bertemu pada pertemuan puncak pada hari Kamis dan Jumat yang akan menentukan apakah Inggris menuju atau tidak disebut Brexit tanpa kesepakatan (no deal Brexit).
“Mengingat intervensi parlemen, saya akan mengatakan peluang Brexit tanpa kesepakatan adalah sekitar 10% hingga 20%,” kata Shane Oliver, analis AMP Capital Investors dilansir dari Reuters.
“Jika ada kesepakatan, sterling akan menguat dan aset berisiko akan meningkat, tetapi reaksinya bisa dibatasi satu hari,” tegasnya.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis