IHSG Naik 0,48% Ikuti Jejak Bursa Regional
digtara.com | JAKARTA – Pada awal perdagangan, Jumat (11/10/2019) indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengikuti jejak bursa regional. Mengutip RTI, pukul 9.20 WIB, indeks naik 0,48% ke 6.052,702.
Baca Juga:
Ada 182 saham naik, 93 saham turun, dan 122 saham stagnan. Total volume perdagangan capai 1,88 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 881 miliar.
Di mana, seluruh indeks sektoral menopang IHSG di teritori positif. Sektor aneka industri paling tinggi penguatannya 1,35%.
Sementara, asing masih mencatatkan net sell Rp 28,829 miliar di pasar reguler dan Rp 56,635 miliar keseluruhan market.
Menanggapi hal tersebut, Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang menuturkan IHSG berpotensi menguat pada perdagangan akhir pekan ini. Sentimen positif datang dari optimisme pembicaraan dagang Amerika Serikat (AS)-China yang akan berjalan lancar dan mendorong Dow Jones (DJIA) menguat di hari kedua sebesar +150.66 poin (+0.57%).
“Selama dua hari DJIA naik +332.53 poin (+1.27%), di mana penguatan DJIA dan optimisme Trade Talk tersebut berpotensi menjadi sentimen positif bagi IHSG untuk menguat di hari Jumat ini,†tuturnnya.
Sentimen positif lain yang berpotensi mendorong naik IHSG yakni: penguatan EIDO +0.63%, Oil +2.41%, Nikel +1.36% serta penguatan di hampir semua Bursa Asia pagi ini.
“Mengetahui IHSG akan naik, kami semakin bergairah melakukan trading harian atas saham di sektor Logam, Properti, Konsumer, Telko, Infrastruktur, Retail serta Konstruksi untuk perdagangan dihari Jumat ini,†paparnya.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia