Awal Perdagangan, IHSG Menguat Tipis
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Selasa (1/10) pukul 9.16 WIB, IHSG tercatat naik tipis 0,09% ke 6.173. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berupaya bangkit setelah turun dalam dua hari perdagangan sebelumnya.
Baca Juga:
Ada 4 sektor menguat dan enam sektor turun. Sektor tambang mencatat kenaikan terbesar, yani 0,54%. Sektor infrastruktur naik 0,51%. Sedangkan sektor perkebunan turun 0,52%. Sektor industri dasar melemah 0,50%.
Berikut ini adalah Top gainers LQ45 pagi ini:
PT Indika Energy Tbk (INDY) 3,80%
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 2,22%
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 1,94%
Top losers LQ45 adalah:
PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) -2,73%
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -2,34%
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -2,02%
Investor asing mencatat net sell Rp 33,83 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 10,5 miliar, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Rp 5,4 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 4,3 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 1,9 miliar, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 860 juta dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 444 juta.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia