Senin, 17 Agustus 2026

Awas ! Rupiah Terancam Melemah

- Senin, 23 September 2019 02:51 WIB
Awas ! Rupiah Terancam Melemah

Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Senin (23/9/2019) hari ini kurs rupiah berpotensi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini didorong oleh sentimen negatif dari perkembangan perang dagang antara AS dan China.

Baca Juga:

Menurut Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail Zaini memperkirakan, indeks dolar AS akan menguat di kisaran 98,40–98,50 pada hari ini. Kurs dolar AS juga berpeluang menguat terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya, seperti yen dan euro.

Di menjelaskan penguatan dolar AS ditopang oleh sentimen negatif dari prospek perang dagang antara AS-China usai delegasi China dikabarkan batal mengunjungi AS.

“Pembatalan tersebut disebabkan keputusan Donald Trump yang menolak perjanjian perdagangan secara parsial dengan China,” ungkap Mikail dalam riset harian.

Sentimen negatif tersebut kemungkinan akan berpengaruh besar terhadap pergerakan rupiah sepanjang hari ini. Maka dari itu, Mikail memprediksi rupiah akan melemah di kisaran RP 14.070–Rp 14.100 per dolar AS pada hari ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

Komentar
Berita Terbaru