Awal Perdagangan IHSG Naik 15 Poin
Digtara.com | JAKARTA – Pada awal perdagangan Kamis (5/9/2019) pada pukul 9.07 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat. IHSG naik 15 poin atau 0,25% ke 6.286.
Baca Juga:
Ada 7 sektor menguat dengan kenaikan tertinggi pada sektor aneka industri. Sektor ini naik 0,65%. Sektor perdagangan dan jasa melaju 0,56%. Sektor industri dasar pun menguat 0,54% dan sektor keuangan menguat 0,44%.
Sementara, tiga sektor yang masih menurun pada pagi ini. Sektor barang konsumen turun 0,56%. Sektor tambang tergerus 0,04%. Sektor manufaktur pun turun 0,04%.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 2,05%
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) 1,61%
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) 1,54%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -2,84%
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -2,21%
PT Indika Energy Tbk (INDY) -1,76%
Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 4,2 miliar di pasar reguler dan total pembelian bersih Rp 37,15 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 15,2 miliar, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Rp 14,7 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 8,5 miliar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah INDF Rp 4 miliar, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 2,9 miliar, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 1,4 miliar.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia