Bursa Asia Kompak Memerah Pagi Ini
Digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan pekan ini Senin (26/8/2019) Pukul 08.25 WIB Bursa Asia kompak memerah di mana indeks Nikkei 225 melorot 480,79 poin atau 2,33% ke 20.229,18, Taiex turun 171,82 poin atau 1,62% ke 10.367,69, Kospi turun 31,01 poin atau 1,59% ke 1.917,67, ASX 200 turun 106,23 poin atau 1,63% ke 6.416,30, Straits Times turun 45,71 poin atau 1,47% ke 3.064,86 dan FTSE Malaysia turun 17,07 poin atau 1,06% ke 1.592,60.
Baca Juga:
Bursa Asia melorot dipicu oleh memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China yang mengguncang kepercayaan terhadap ekonomi dunia. Alhasil, investor beramai-ramai meninggalkan pasar saham dan mencari instrumen yang lebih aman seperti obligasi dan emas.
Terkoreksinya bursa Asia juga mengekor kejatuhan Wall Street di akhir pekan lalu di saat Presiden AS Donald Trump mengumumkan bea tambahan sebesas 5% atas produk-produk dari China senilai US$ 550 miliar, beberapa jam setelah China mengumumkan tarif balasan atas produk-produk impor dari AS senilai US$ 75 miliar.
Dalam pertemuan G7 di Prancis akhir pekan lalu, Trump juga menyebabkan kebingungan dengan menunjukkan ia mungkin memiliki pemikiran kedua tentang tarif.
“Ada perasaan gelisah bahwa negosiasi yang sangat rapuh itu berputar di luar kendali,” jelas analis ANZ dalam sebuah riset yang dikutip Reuters.
“Eskalasi menunjukkan ketidakpastian akan terus membebani perdagangan global, produksi industri dan investasi, tanpa ada tanda-tanda resolusi,” tambahnya.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi