Analis: Rupiah Berpotensi Bergerak Sideways
Digtara.com | JAKARTA – Para analis menilai, ketidakpastian di pasar global masih sulit membuat kurs rupiah kembali terbang tinggi.
Baca Juga:
Kurs rupiah hari ini masih belum akan banyak bergerak dikarenakan pidato Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) Jerome Powell pada simposium Jackson Hole masih akan memengaruhi pergerakan kurs rupiah hari ini.
Dalam kesempatan tersebut, Powell menegaskan The Fed akan bertindak sepantasnya dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi AS.
Powell tidak memberi sinyal akan kembali memangkas suku bunga lanjutan di September nanti. Ia justru menyebut ekonomi AS saat ini berada di posisi yang baik.
Menurut Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong mengatakan, pernyataan Powell di Jackson Hole tersebut tidak memberikan arah pasti mengenai kebijakan moneter AS.
Ini membuat dollar AS bertahan di pergerakan konsolidasi dengan kecenderungan menguat.
Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengamini proyeksi Lukman tersebut.
Lantaran belum ada keputusan pasti mengenai arah moneter AS, kurs rupiah berpotensi bergerak sideways. Apalagi, notulen rapat FOMC yang terbaru juga tidak memperlihatkan outlook The Fed ke depan.
“Yang market tunggu adalah arah kebijakan The Fed tetapi belum ada pernyataan yang pasti,” kata Reny.
Lukman memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak di rentang Rp 14.175 per dollar AS–Rp 14.250 per dollar AS.
Sementara Reny memprediksi rupiah bergerak di Rp 14.200 per dollar AS hingga Rp 14.260 per dollar AS.
Akhir pekan lalu, (23/8) kurs spot rupiah menguat 0,17% menjadi Rp 14.215 per dollar Amerika Serikat (AS). Sementara, kurs tengah rupiah di Bank Indonesia melemah 0,11% ke Rp 14.249 per dollar AS.[kontan]
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.440 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Konflik Global dan Harga Minyak
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda
Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat
Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global