Rupiah Masih Bergerak Sideways
Digtara.com | JAKARTA – Hari ini, analis memprediksi kurs rupiah masih bergerak sideways. Kurs rupiah tampak masih sulit menguat.
Baca Juga:
Kurs rupiah bisa menguat ditopang sentimen keputusan Donald Trump menunda penerapan tarif atas barang impor asal China.
Sentimen ini memberi ruang bagi pelaku pasar kembali masuk ke pasar valas. Di saat yang sama, rupiah dibayangi sentimen negatif.
“Rupiah jadi cenderung bergerak sideways,” kata Reny Eka Putri, ekonom Bank Mandiri.
Dia memprediksi rupiah akan bergerak antara Rp 14.230-Rp 14.298 per dollar Amerika Serikat (AS). Rupiah antara lain tertekan sentimen neraca dagang. Di Juli, neraca dagang defisit US$ 63,5 juta. Selain itu, ada kekhawatiran resesi global.
“Lima negara maju diprediksi resesi akibat perang dagang yang berujung ke perang mata uang, yaitu Inggris, Jerman, Itali, Meksiko, dan Brasil,” kata Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka.
Ia menghitung rupiah bergerak antara Rp 14.213-Rp 14.306 hari ini.[kontan]
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026