Sabtu, 27 Juni 2026

Mata Uang Garuda Berotot di Level Rp14.237/U$D

- Rabu, 14 Agustus 2019 00:42 WIB
Mata Uang Garuda Berotot di Level Rp14.237/U$D

Digtara.com | JAKARTA – Mengawali perdagangan Rabu (14/8/2019) nilai tukar rupiah dibuka menguat di pasar spot.

Baca Juga:

Melansir Bloomberg, pada pukul 8.14 WIB, rupiah pasar spot berada di level Rp 14.237 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara, mata uang Garuda berotot 0,61% dari posisi Selasa (13/8) kemarin Rp 14.325 per dolar AS.

Di sisi lain, yen Jepang menguat pada hari ini karena investor mengambil pandangan skeptis terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda tarif tambahan pada beberapa barang China.

Sedangkan Yuan di pasar offshore sedikit lebih rendah terhadap dolar sebelum rilis output industri dan data penjualan ritel dijadwalkan pada hari berikutnya.

Dolar turun 0,27% menjadi 106,47 yen. Dolar Australia juga turun 0,3% menjadi 72,33 yen, sedangkan dolar Selandia Baru turun 0,2% menjadi 72,39 yen. Terhadap yuan offshore, dolar naik 0,2%.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

Komentar
Berita Terbaru