Wall Street Kembali Tergelincir
Digtara.com | NEW YORK – Pada Kamis (1/8/2019) Wall Street kembali tergelincir dipicu oleh cuitan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang perang dagang AS-China.
Baca Juga:
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 280,85 poin atau 1,08% ke 26.583,42, S&P 500 turun 26,82 poin atau 0,90% ke 2.953,56 dan Nasdaq Composite turun 64,30 poin atau 0,79% ke 8.111,12.
Ada 11 sektor utama di S&P 500, delapan sektor ditutup negatif, dimana sektor keuangan, energi dan industri sensitif membukukan penurunan terbesar.
Penurunan indeks Wall Street terdorong oleh pernyataan Trump lewat cuitannya di Twitter yang akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10% terhadap barang-barang impor dari China senilai US$ 300 miliar.
Setelah naik di awal perdagangan, tiga indeks utama AS berbalik melemah karena investor dengan cepat mengubah arah dan melepas sahamnya setelah cuitan Trump.
“Masalah terbesar bagi invetsor adalah bahwa ini sistemik dan akan menjadi masalah berkelanjutan antara AS dengan China,” kata Joseph Quinlan, kepala strategi pasar kantor investasi Merrill dan Bank of America Private Bank di New York seperti dikutip Reuters Jumat (2/8).
Aksi jual pertama terjadi setelah pemangkasan suku bunga The Fed dan pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang menahan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini.
Padahal sebelumnya, Wall Street mendapat tenaga dari serangkaian raihan laba positif emiten, termasuk General Motors Co, Kellogg Co, Verizon Communications Inc dan Yum Brands Inc.
Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia