Minggu, 28 Juni 2026

Pagi Ini, Rupiah Menguat ke Level Rp14.102/U$D

- Kamis, 11 Juli 2019 02:38 WIB
Pagi Ini, Rupiah Menguat ke Level Rp14.102/U$D

Digtara.com | JAKARTA – Pagi ini, Kamis (11/7) pukul 8.08 WIB, rupiah spot menguat 0,21% ke Rp 14.102 per dollar Amerika Serikat (AS) jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin pada Rp 14.132 per dollar AS.

Baca Juga:

Pasar finansial global menyambut sinyal pemangkasan suku bunga Federal Reserve, termasuk rupiah.

Penguatan rupiah spot ini beriringan dengan penguatan hampir seluruh mata uang Asia. Menurut data Bloomberg, hanya mata uang yuan offshore yang pagi ini melemah tipis 0,02% terhadap the greenback.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga makin kuat pasca komentar Powell, dollar AS melemah
Penguatan mata uang Asia dipimpin oleh won yang menguat 0,31%. Yen pun menguat 0,30% terhadap dollar AS. Berikutnya menyusul peso dan rupiah di posisi keempat.

Rupiah dan mata uang Asia memanfaatkan pelemahan indeks dollar dalam dua hari terakhir ini. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 97,01, turun dari 97,10 pada penutupan perdagangan kemarin.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Komentar
Berita Terbaru