Makroekonomi Domestik Bayangi Pergerakan IHSG
Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan kemarin (9/7), IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) ditutup dengan kenaikan 0,57% ke level 6.388,32. IHSG akhirnya berbalik menguat.
Baca Juga:
Menurut Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai, IHSG positif antara lain berkat aksi beli asing. Investor asing mencatatkan beli bersih Rp 735,67 miliar di pasar reguler dan Rp 809,66 miliar di keseluruhan pasar.
Sementara, Muhammad Nafan Aji, analis Binaartha Sekuritas, melihat, stabilitas fundamental makroekonomi domestik juga menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG hari ini.
Investor merespons positif data penjualan eceran Mei yang naik dibanding April. Stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan memberikan katalis positif bagi penguatan indeks,” kata Nafan.
Pada hari ini, analis memperkirakan IHSG kembali menguat, dipicu sentimen positifnya data ekonomi dalam negeri. Secara teknikal, Nafan juga melihat, ada potensi indeks melanjutkan penguatan ke area resistance.
Proyeksi Nafan, IHSG menguat dengan rentang support di 6.339 dan resistance di 6.412. Sedangkan menurut William, IHSG akan bergerak dengan kisaran 6.350–6.420.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi