Pagi Ini, Bursa Asia Hati-hati Melangkah
digtara.com | JAKARTA – Pada Rabu (19/12/2018) bursa di kawasan Asia tak banyak bergerak pada perdagangan. Investor tengah menantikan keputusan bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve (FOMC) nanti malam, serta pandangannya terhadap ekonomi tahun depan.
Baca Juga:
Mengutip Bloomberg pukul 7:48, Indeks Nikkei 225 di Jepang melemah 0,25%. Indeks Kospi di Korea Selatan naik 0,31%. Sedangkan Indeks ASX 200 di Australia terkoreksi 0,18%.
Dini hari tadi, bursa Amerika Serikat ditutup dengan penguatan tipis. Untuk perdagangan Selasa (18/12), Indeks Dow Jones naik 0,35% tetapi Indeks S&P 500 hanya bertambah 0,01%.
Selain menantikan data The Fed, laju indeks AS kemarin tertahan setelah Demokrat masih menolak pengajuan anggaran oleh pemerintah. Jika tidak ada kesepakatan antara Kongres dan pemerintah pada Jumat nanti, bisa terjadi penutupan atau shutdown pemerintahan AS sementara.
Sementara itu, sinyal pelambatan ekonomi tahun depan tetap membayangi. Harga minyak mentah WTI kemarin merosot sampai 7%, didorong kekhawatiran pasar akan terjadi pelambatan ekonomi tahun depan, sehingga permintaan minyak tak akan mengimbangi berlimpahnya pasokan di pasar.[WIN]
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis