Jumat Pagi, IHSG Cenderung Flat
Digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung flat pada Jumat (5/7) pagi. Pukul 9.07 WIB, IHSG menguat tipis 0,04% ke 6.378 sebelum turun 0,07% ke 6.371 pada pukul 9.15 WIB.
Baca Juga:
Lima sektor menguat pada awal perdagangan hari ini. Sektor tambang memimpin kenaikan sebesar 0,94%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,33%. Sektor perkebunan naik 0,18%.
Sektor barang konsumen mencetak penurunan 0,23%. Sektor aneka industri pun turun 0,17%. Sektor manufaktur terkoreksi 0,16%.
Top gainers LQ45 terdiri dari:
PT Indika Energy Tbk (INDY) 3,92%
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 3,05%
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 2,11%
Top losers LQ45 adalah:
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -2,03%
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) -1,95%
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) -1,25%
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 144,3 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 2 miliar, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 1,2 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) Rp 13,2 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 10,7 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 4,6 miliar.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi