Data Manufaktur Buat Dolar AS Lesu
Digtara.com | NEW YORK – Data manufaktur yang lemah menunjukkan risiko penurunan ekonomi global membuat Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB)
Baca Juga:
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,11% menjadi 96,7318 pada akhir perdagangan. Demikian seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Rabu (3/7/2019).
Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1290 dolar AS dari 1,1285 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2602 dolar AS dari 1,2637 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6987 dolar AS dari 0,6957 dolar AS.
Dolar AS dibeli 107,84 yen Jepang, lebih rendah dari 108,46 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9859 franc Swiss dari 0,9875 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3110 dolar Kanada dari 1,3140 dolar Kanada.
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1
IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 24 September 2026 Berpotensi Menguat, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas