Awal Pekan, Bursa Asia Kompak Turun
Digatara.com | JAKARTA – Di awal pekan ini Bursa Asia kompak menurun. Senin (24/6) pukul 8.23 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 0,26% ke 21.202. Indeks Hang Seng juga turun 0,26% ke 28.400.
Baca Juga:
Indeks Taiex melemah 0,94% ke 10.702. Kospi turun 0,04% ke 2.124. Straits Times melemah 0,29% ke 3.311 dan FTSE Malaysia tergerus 0,30% ke 1.677.
Investor menanti tanda-tanda perdamaian perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China menjelang pertemuan di sela KTT G20 akhir pekan ini. Sementara tensi geopolitik AS-Iran masih meningkat dengan ancaman sanksi baru AS pada Iran yang akan diumumkan hari ini.
“Para investor kembali membeli saham setelah AS dan China menunjukkan peluang kembali bertemu,” kata Norihiro Fujito, chief investment strategist Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities kepada Reuters.
Memang masih ada keraguan apakah pertemuan di sela KTT G20 ini membawa hasil maksimal. Terutama setelah AS memasukkan Huawei dalam daftar hitam sehingga tidak bisa lagi berbisnis di AS.
Jumat lalu, Departemen Perdagangan AS menambahkan sejumlah perusahaan China dan lembaga milik pemerintah terkait aplikasi militer dalam entity list. Daftar ini melarang perusahaan-perusahaan tersebut membeli suku cadang dan komponen AS tanpa persetujuan pemerintah.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi