Bursa Asia Kompak Menghijau
Digtara.com | JAKARTA – Pada Rabu (19/6) pukul 08.30 WIB Bursa Asia kompak menghijau mengekor penguatan Wall Street didorong oleh harapan investor bahwa The Fed akan mengikuti jejak bank sentral Eropa untuk membuka peluang penurunan suku bunga ke depan.
Baca Juga:
Di mana indeks Nikkei 225 menguat 331,70 poin atau 1,59% ke 21.305,78, Taiwan Taiex naik 133,28 poin atau 1,31% ke 10,707,08, Kospi naik 23,57 poin atau 1,12% ke 2.122,41, ASX 200 naik 71,80 poin atau 1,09% ke 6.641,80, Straits Times naik 37,74 poin atau 1,17% ke 3.276,21 dan FTSE Malaysia naik 2,22 poin atau 0,15% ke 1.655,28.
Perubahan haluan Presiden European Central Bank Mario Draghi tentang pelonggaran kebijakan moneter memicu pembicaraan tentang gelombang stimulus bank sentral di seluruh dunia.
Selain itu, kabar rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping dalam KTT G20 yang digelar di Jepang akhir bulan ini juga memberi sentimen positif bahwa perundingan dagang AS-China akan kembali berlanjut.
“Ekspektasi pasar untuk perubahan dovish hampir universal,” jelas Blake Gwinn, kepala riset suku bunga di Natwest Markets seperti dikutip Reuters.
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Investor Tetap Waspadai Aksi Profit Taking