Harga Emas Berjangka Menguat
Digtara.com | CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan ditutup pada level tertinggi dalam 14 bulan, setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengisyaratkan penurunan suku bunga.
Baca Juga:
Pada konferensi tahunan di Portugal, Draghi mengatakan ECB dapat meluncurkan stimulus baru segera setelah pertemuan kebijakan berikutnya pada Juli.
Dia mengatakan pemangkasan suku bunga merupakan salah satu amunisi bank sentral, jika kondisi perekonomian zona euro tidak membaik, ditunjukkan dengan inflasi yang lemah secara berkelanjutan.
Suku bunga yang lebih rendah membuat aset-aset safe haven seperti emas, yang tidak menghasilkan suku bunga, lebih menarik bagi investor.
Sehari sebelumnya pada 17 Juni 2019, harga emas berjangka turun tipis karena para pedagang beralih ke aksi ambil untung setelah emas mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut, di tengah kenaikan di pasar ekuitas dan penguatan dolar AS.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan pasar saham AS. Ketika pasar saham sedang meningkat para investor dapat berhenti membeli aset-aset safe haven seperti emas.
Demikian pula ketika dolar AS menguat, emas biasanya turun karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 16,4 sen atau 1,11% menjadi USD14,993 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD7,4 atau 0,93% menjadi ditutup pada USD802 per ounce.[ant]
ANTAM UBS Naik, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Minggu 15 Agustus 2026
Turun Banyak! Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu 15 Agustus 2026
ANTAM UBS Naik Lagi! Cek harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 14 Agustus 2026
ANTAM UBS Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 13 Juli 2026
ANTAM dan UBS Melambung Tinggi, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026