Senin, 17 Agustus 2026

IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis

Arie - Rabu, 13 Mei 2026 08:35 WIB
IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis
net
Ilustrasi.

digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berisiko melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Meski demikian, sejumlah saham unggulan seperti BBCA, BIRD, hingga ISAT masuk radar rekomendasi analis untuk dicermati investor.

Baca Juga:

Tim analis MNC Sekuritas mencatat IHSG melemah 0,68 persen ke level 6.858 pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Pergerakan indeks disebut masih didominasi tekanan jual dan membentuk pola lower low.

Secara teknikal, posisi IHSG saat ini dinilai masih berada dalam bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2). Area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan pada level 6.838 juga telah tercapai.

"Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644-6.727, waspadai area gap yang berada di 6.538-6.585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6.870-6.895," tulis tim analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Rabu (13/5/2026).

Level Support dan Resistance IHSG Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, analis memperkirakan level support IHSG berada di area 6.745 dan 6.682. Sementara level resistance diprediksi berada pada kisaran 6.917 hingga 7.069.

Baca Juga:
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dinilai menarik untuk dicermati investor, yakni:

  • BBCA
  • BIRD
  • ISAT
  • MINA
IHSG Ditutup Melemah, Saham Big Caps Jadi Beban

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah ke level 6.858,89 pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Koreksi indeks komposit dipicu tekanan pada sejumlah saham kapitalisasi besar atau big caps.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 0,87 persen atau 46,70 poin ke level 6.858,89. Sepanjang perdagangan, indeks sempat dibuka di level 6.949,84 dan menyentuh posisi tertinggi di 6.977,28.

Sebanyak 207 saham tercatat menguat, 463 saham melemah, dan 151 saham bergerak stagnan. Sementara kapitalisasi pasar Bursa mencapai Rp12.171 triliun.

Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat saham-saham kelas berat menjadi penekan utama pergerakan indeks. Dari kelompok big caps, hanya beberapa saham yang mampu mencatatkan penguatan.

Saham DSSA naik 2,64 persen ke level Rp1.165, sedangkan saham BBNI menguat 2,36 persen ke posisi Rp3.910.

Sebaliknya, saham BREN mencatat penurunan terdalam di kelompok big caps setelah terkoreksi 4,75 persen ke level Rp3.610.

Pelemahan juga terjadi pada saham BYAN yang turun 3,80 persen ke level Rp11.400, serta saham ASII yang melemah 3,31 persen ke posisi Rp5.850.

"Hanya ada indeks saham transportasi yang positif, sementara indeks industrial dan infrastruktur menjadi dua indeks sektoral yang memimpin pelemahan," tulis Mirae Asset Sekuritas dalam publikasi riset hariannya.

Baca Juga:
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

Komentar
Berita Terbaru