Inflasi 3,48 Persen Maret 2026, Daya Beli Masyarakat Tertekan akibat Harga Pangan dan Energi
Baca Juga:
Diperlukan sinergi antara kebijakan fiskal dan sektoral, seperti stabilisasi harga pangan, penguatan distribusi energi, serta perlindungan sosial yang tepat sasaran.
Tanpa intervensi tersebut, tekanan terhadap daya beli berpotensi menjadi masalah struktural yang menghambat konsumsi jangka panjang.
Baca Juga:Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Sementara itu, Kementerian Keuangan memastikan akan terus menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Kacaribu, menyatakan bahwa inflasi di level 3,5 persen masih dalam kategori terkendali, meski berada di batas atas target pemerintah.
Selain itu, optimisme ekonomi masih terjaga, tercermin dari Indeks Penjualan Riil yang tumbuh 6,9 persen YoY dan Indeks Keyakinan Konsumen di level 125,2.
Kenaikan inflasi yang dipicu harga pangan dan energi menjadi tantangan serius bagi daya beli masyarakat.
Baca Juga:Jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat, kondisi ini berpotensi menekan konsumsi rumah tangga dan memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional.
Hindari Ancaman Inflasi Jelang Nataru, Sarif Kakung Minta Pemda Fokus Waspadai Harga Pangan
IHSG Masih Menguat ke Level 7.100 pada Rabu, Tapi Waspada Potensi Koreksi
Kemendagri Soroti 214 Pemda Tidak Berupaya Menangani Inflasi, Langkat tidak Termasuk
Antisipasi Inflasi Jelang Ramadhan, Faisal Hasrimy Gelar Gerakan Pasar Murah di Kecamatan Sei Lepan
Kendalikan Laju Inflasi, Pemko Binjai Gelar Pasar Murah