Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 19 Januari 2026
digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terkonsolidasi pada awal pekan ini, Senin hingga Jumat, 19–23 Januari 2026. Sejumlah saham seperti JPFA, BBRI, dan AADI direkomendasikan seiring masuknya kembali arus dana asing dan stabilnya sentimen domestik.
Baca Juga:
Selama sepekan terakhir, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp3,2 triliun di pasar saham domestik. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya minat investor global terhadap pasar saham Indonesia di tengah volatilitas global.
"Arus dana asing yang kembali masuk mencerminkan respons positif terhadap stabilitas makro domestik di tengah dinamika global," ujar Imam, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga:Memasuki pekan perdagangan 19–23 Januari 2026, pasar akan mencermati sejumlah rilis data ekonomi dan keputusan kebijakan penting dari dalam dan luar negeri. Dengan demikian, IHSG diproyeksikan bergerak dalam fase konsolidasi dengan level support di area 9.000 dan resistance di kisaran 9.200.
Dari China, perhatian pasar tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2025 yang diperkirakan tumbuh 4,4 persen secara tahunan. Data ini menjadi indikator penting untuk menilai ketahanan ekonomi China di tengah stimulus moneter yang berlanjut.
Selain itu, data penjualan ritel dan tingkat pengangguran China periode Desember juga akan menjadi sorotan untuk mengukur kekuatan konsumsi domestik dan kondisi pasar tenaga kerja. Keputusan Loan Prime Rate (LPR) tenor 1 tahun dan 5 tahun turut dinantikan, meskipun konsensus memperkirakan suku bunga akan tetap.
Sementara dari Amerika Serikat, rilis US Core PCE Price Index yang diproyeksikan sebesar 2,7 persen secara tahunan akan menjadi perhatian utama, mengingat indikator ini menjadi acuan kebijakan moneter Federal Reserve.
Rekomendasi Saham Pilihan
Baca Juga:Indo Premier merekomendasikan saham JPFA dengan level entry di Rp2.700, target harga Rp2.880, dan stop loss di bawah Rp2.610. Katalis utama JPFA berasal dari kenaikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 menjadi Rp335 triliun, meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp51,5 triliun.
Sebagai perusahaan integrated poultry terbesar di Indonesia, JPFA dinilai berada pada posisi strategis untuk menyerap lonjakan permintaan protein hewani, khususnya ayam dan telur yang menjadi komponen utama program tersebut.
Saham berikutnya adalah BBRI dengan rekomendasi buy on breakout. Level entry berada di Rp3.860, target harga Rp4.060, dan stop loss di bawah Rp3.760. Sentimen positif BBRI ditopang oleh arus dana asing yang mencatatkan net buy sebesar Rp575,7 miliar dalam sepekan terakhir.
Berita ini disajikan sebagai informasi dan analisis pasar, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan
IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Cetak Rekor All Time High 9.133, Analis Prediksi Lanjut Menguat Selasa 20 Januari 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 15 Januari 2026