Minggu, 27 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp16.751 per Dolar AS, Ini Faktor Penekannya

Arie - Rabu, 19 November 2025 09:32 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp16.751 per Dolar AS, Ini Faktor Penekannya
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (19/11/2025). Rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp16.750 hingga Rp16.770 per dolar AS.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,09 persen ke posisi Rp16.751 per dolar AS pada Selasa (18/11/2025). Di saat bersamaan, indeks dolar AS melemah tipis 0,11 persen ke level 99,4 pada pukul 15.00 WIB.

Sejumlah mata uang Asia tercatat bergerak variatif. Yen Jepang menguat 0,15 persen, sementara dolar Hong Kong turun 0,11 persen. Dolar Singapura naik 0,02 persen, dolar Taiwan melemah 0,12 persen, dan won Korea Selatan turun 0,43 persen.

Peso Filipina melemah 0,12 persen, rupee India stagnan, yuan China melemah 0,08 persen, ringgit Malaysia turun 0,43 persen, sedangkan baht Thailand menguat 0,06 persen.

Baca Juga:
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pelaku pasar masih menunggu kepastian arah kebijakan moneter Federal Reserve setelah penutupan pemerintah AS yang panjang menunda rilis sejumlah data ekonomi resmi.

Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed Atlanta Bostic dan Presiden The Fed Kansas City Schmid, menyuarakan kekhawatiran terkait inflasi dan memberi sinyal perlunya mempertahankan suku bunga.

Pasar juga menantikan rilis data nonfarm payrolls untuk September yang dijadwalkan pada Kamis. Data ini menjadi indikator tenaga kerja utama sebelum pertemuan Federal Reserve pada 10 hingga 11 Desember.

Berdasarkan CME FedWatch, pasar menilai peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin berada di angka 42,4 persen, sedangkan peluang suku bunga tetap berada di level 57,6 persen.

Ibrahim menambahkan bahwa fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Oktober yang akan dirilis Rabu, serta rilis resmi data Nonfarm Payrolls oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada Kamis.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia melaporkan perlambatan pertumbuhan utang luar negeri (ULN) Indonesia. Per Oktober 2025, ULN Indonesia tercatat sebesar US$424,4 miliar, turun dibandingkan posisi Juli 2025 yang mencapai US$432,3 miliar.

Baca Juga:
Secara tahunan, ULN terkontraksi 0,6 persen pada kuartal III/2025, berbanding dengan pertumbuhan 6,4 persen pada kuartal sebelumnya.

BI juga mencatat perlambatan pertumbuhan ULN pemerintah. Pada kuartal III/2025, ULN pemerintah tercatat sebesar US$210,1 miliar atau tumbuh 2,9 persen secara tahunan, lebih rendah dari pertumbuhan 10 persen pada kuartal II/2025.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 25 September 2026 Diprediksi Masih Tertekan, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 25 September 2026 Diprediksi Masih Tertekan, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 23 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 23 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 22 September 2026 Diprediksi Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 22 September 2026 Diprediksi Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 21 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 21 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Rupiah Hari Ini Diprediksi Tertekan, Analis Proyeksi di Kisaran Rp17.700-Rp17.850 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Diprediksi Tertekan, Analis Proyeksi di Kisaran Rp17.700-Rp17.850 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru