Jelang Akhir Pekan, IHSG Masih Dibayangi Sejumlah Tekanan
Digtara.com | JAKARTA – Kemarin, indeks saham dalam negeri ini turun tipis 0,05% jadi 6.273,08. Investor asing kembali mencetak net sell Rp 696,57 miliar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah.
Baca Juga:
IHSG terseret pelemahan yang terjadi di indeks saham global. Hampir seluruh indeks di kawasan Asia kemarin melemah. Contoh, Nikkei 225 turun 0,46% ke 21.032.
Indeks di Asia merosot mengikuti Dow Jones Industrial Average yang ditutup turun 0,17% ke 26.004,83 pada perdagangan Rabu (12/6). “Bursa Wall Street ditutup melemah setelah saham-saham perbankan turun di tengah prospek penurunan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS),” kata Dennies C. Jordan, analis Artha Sekuritas.
Mino, Analis Indo Premier Sekuritas, menyebut, sentimen negatif perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China juga masih menekan indeks saham. Tambah lagi, aksi demonstrasi besar di Hongkong membuat pelaku pasar wait and see di Asia.
Baik Mino maupun Dennies memprediksi IHSG hari ini masih akan melemah. Mino menghitung, IHSG akan bergerak antara support di 6.235 dan resistance di 6.310. Menurut hitungan Dennies, IHSG akan bergerak di kisaran 6.235–6.303.
IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG
IHSG Diproyeksi Melemah 12 Maret 2026, Analis Rekomendasikan Saham BMRI, UNVR hingga BSDE
IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII
IHSG Hari Ini 10 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Ini Rekomendasi Saham ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG
Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Maret 2026: IHSG Berpotensi Koreksi, Cermati ARCI, INCO, hingga NICL