Rabu, 27 Mei 2026

Rupiah Menguat Tajam, Dolar AS Melemah, Akibat Kebijakan Trump?

Arie - Rabu, 30 April 2025 16:40 WIB
Rupiah Menguat Tajam, Dolar AS Melemah, Akibat Kebijakan Trump?
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa impresif terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga:

Pada penutupan perdagangan Rabu (30/4/2025), rupiah ditutup menguat 158 poin ke level Rp16.603 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.758.

Bahkan, dalam sesi perdagangan sebelumnya, penguatan rupiah sempat menyentuh 165 poin.

Menurut pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, penguatan rupiah kali ini didorong oleh pelemahan dolar AS secara global, yang dipicu oleh ketidakpastian kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump.

"Kebijakan tarif Trump yang tidak konsisten menciptakan ketidakpastian pasar. Hal ini memicu aksi risk-off dari investor global, sehingga dana mengalir ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia," jelas Ibrahim dalam keterangannya.

Dolar Tertekan oleh Data Ekonomi AS dan China

Ibrahim menjelaskan, pelemahan dolar juga diperburuk oleh rilis data ekonomi terbaru dari AS dan Tiongkok.

Di AS, indeks kepercayaan konsumen tercatat turun ke level terendah dalam hampir lima tahun pada April, mencerminkan pesimisme masyarakat atas prospek ekonomi.

"Rencana Trump untuk melonggarkan tarif otomotif justru memperkeruh arah kebijakan perdagangan AS. Ketidakjelasan ini membuat investor melepas dolar," imbuhnya.

Sementara itu, dari China, data Indeks Manajer Pembelian (PMI) resmi menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur yang lebih dalam dari perkiraan.

Perang dagang yang memanas, ditandai dengan tarif impor AS hingga 145 persen, ikut menghantam ekspor Tiongkok dan menekan pertumbuhan ekonomi di awal kuartal II 2025.

"Tekanan global memang tak terhindarkan, tetapi Indonesia cukup beruntung karena punya fundamental ekonomi yang kuat," lanjut Ibrahim.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Fluktuatif dan Cenderung Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.600–Rp17.750 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Fluktuatif dan Cenderung Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.600–Rp17.750 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI

Komentar
Berita Terbaru